icon
icon
article hero

Wisata Pattaya yang wajib dikunjungi.

Ketika berwisata ke Thailand, jangan lupa luangkan waktu untuk mengunjungi Pattaya. Supaya lebih hemat dan berkesan, coba deh menjelajahi Pattaya dengan mengendarai sepeda motor. Memangnya bisa? Tentu saja! Member Tribes by HHWT Ratna Ayu telah mencobanya sendiri dan membagikan pengalaman serta tips untuk melakukannya. Kamu juga bisa melihat cerita dari member Tribesby HHWT lainnya dalam artikel di bawah ini: Pernah terbayang nggak, mencoba naik motor di negara orang tanpa tahu jalanan disana seperti apa? Terlebih seisi rombongan hanya terdiri dari cewek-cewek. But we did that! Terkadang kalau diingat-ingat lagi, rasanya masih tidak percaya. Sebelum aku berceloteh, masih optimis bisa traveling lagi kan? Saat ini kita masih harus berjuang di tengah pandemi dan belum bisa bebas berwisata, apalagi kalau harus ke negara tetangga. Namun, tetap optimis dong. Someday, kita pasti bisa traveling lagi. Nah, sebelum boarding dibuka untuk berwisata ke luar negeri, ada banyak penyesuaian yang harus kita lakukan selama traveling dalam kondisi new normal . Salah satunya adalah terkait transportasi yang dipilih. 
Kredit: Ratna Ayu Aku pribadi lebih suka menggunakan transportasi umum dibandingkan kendaraan pribadi. Selain lebih membaur dengan warga setempat, biaya yang dikeluarkan juga relatif lebih terjangkau. Apalagi kalau traveling di luar negeri, tentu butuh budget yang tidak sedikit jika harus menyewa mobil bukan? Seperti kita ketahui, Thailand belakangan mulai menjadi salah satu negara popular tujuan wisata sejak makin banyak peminat drama Thailand dan gencarnya promosi yang dilakukan. Aku dan teman-teman termasuk yang penasaran dengan negeri gajah ini. Akhirnya, kami putuskan untuk traveling ke Bangkok dan Pattaya. Jika selama ini transportasi yang lumrah digunakan adalah tuk-tuk atau song thaew, kami mencoba cara lain untuk menikmati Pattaya, yakni dengan motor. Pattaya merupakan salah satu daerah yang terkenal dengan berbagai resor tepi pantai. Hanya butuh waktu sekitar tiga jam naik Bus dari Bangkok untuk tiba di Pattaya. Sebenarnya, ada banyak song thaew di sepanjang jalan. Namun, kami tergoda dengan plat motor yang ditulis dengan huruf Thailand. Rasanya unik kalau bisa berkeliling dan berfoto dengan plat nomor Thailand. Terlebih, ada banyak turis asing lain yang juga memilih untuk naik motor.
Kredit: Ratna Ayu Pagi itu, kami keluar dari hotel cukup pagi. Setelah berjalan kaki untuk mencari sarapan sambil menikmati udara pagi tepi pantai, kami naik song thaew dengan tujuan ke rental motor. Tempat menginap kami memang tidak menyediakan jasa rental motor dan lokasinya cukup jauh dari rental motor. Setelah naik songthaew selama 10 menit, sampailah kami di lokasi. Beruntungnya kami, pemilik rental adalah sepasang warga asing yang fasih berbahasa inggris. Jujur saja, selama di Pattaya kami agak kesulitan berkomunikasi dengan penduduk karena kemampuan bahasa mereka tidak sefasih warga Bangkok. Biasanya kami mengeluarkan jurus andalan yaitu voice Google Translate  yang terbukti ampuh menjembatani komunikasi kami. Kembali ke penyewaan motor, tidak butuh banyak dokumen untuk bisa mendapatkan dua motor di Pattaya. Hanya bermodalkan SIM Indonesia dan paspor. Harga penyewaan motor juga tidak jauh berbeda dengan Indonesia, harganya sekitar Rp 90-120 ribu per hari. Setelah mengisi beberapa data dan membayar uang sewa serta deposit, SIM dan paspor kami dikembalikan. Kami sempat was-was jika dokumen tersebut sampai harus ditinggal sebagai jaminan, untungnya mereka hanya butuh fotokopinya saja. Motor sudah ditangan, jangan lupa untuk melakukan pengecekan kondisi motor dan kelengkapannya agar saat mengembalikan bisa memastikan keadaan motor seperti saat menyewa. Biasanya setiap motor akan dilengkapi dengan dua helm. Kami juga memotret motor dan juga tempat penyewaan karena ada banyak tempat penyewaan sejenis dengan penanda yang semuanya dalam huruf Thailand. Tentu akan menyulitkan kami mengenali tempat penyewaan motor ini. 
Kredit: Ratna Ayu Saatnya menjelajah Pattaya! Jalanan disini relatif mudah bagi turis, tidak terlalu banyak jalan alternatif. Tujuan kami hari ini adalah Nong Nooch Tropical Garden dan Pattaya Floating Market. Cukup menyusuri jalanan utama mengikuti Google Maps, kami sudah sampai di tujuan. Kebiasaan masyarakat disini tak jauh beda dari Indonesia, ada saja satu atau dua yang tidak peduli dengan rambu lalu lintas dan suka kebut-kebutan tanpa helm. Maka, dari kita harus lebih hati-hati saat bertemu pengendara yang seperti ini. Saat malam hari, kami masih bisa menjelajahi Pattaya dengan leluasa. Suasana tepi pantainya indah dan semakin nikmat dengan naik motor. Biasanya banyak penjual hidangan laut yang berkeliling, kami pun tergoda untuk mencicipinya. Setelah membeli beberapa ikan asap, motor kami parkir di dekat trotoar dan menikmati makan malam di tepi pantai. Ada banyak motor yang juga diparkir di dekat trotoar, sehingga kami tidak perlu was-was dengan keamanannya.
Kredit: Ratna Ayu Jika kamu berkesempatan ke Thailand, naik motor bisa menjadi salah satu alternatif untuk menghindari kerumunan transportasi umum. Kalau kamu ingin mencobanya, coba perhatikan beberapa hal ini saat menyewa: 1. Siapkan SIM dari Indonesia beserta paspor (yang ini rasanya pasti bawa) 2. Bawa uang lebih untuk deposit yang akan dikembalikan saat pengembalian motor 3. Cari tempat penyewaan di dekat jalan besar agar lebih mudah saat mengembalikan 4. Selalu cek kelengkapan dan keadaan motor sebelum meninggalkan tempat 5. Sebelum mengembalikan motor, pastikan untuk mengisi bahan bakarnya. Selamat mencoba! 

Yuk, bergabung dengan Tribes by HHWT!

Pandemi Covid-19 membuat kita tidak bisa bepergian, karena itulah kamimeluncurkan Tribes. Tribes adalah sebuah platform di mana kamu berbagi foto, video, dan artikel tentang travel, kuliner, dan topik lainnya. Dengan bergabung dan mengirimkan konten, kamu berkesempatan mendapatkan hadiah voucher setiapbulannya, datang ke undangan media, berkolaborasi dengan brand, hingga jalan-jalan ke luar negeri. Langsung saja bergabung dengan Tribes by HHWT dengan mengisiformulir di halaman ini:

http://bit.ly/HHWTTribesID

Kalau sudah, langsung saja upload tulisan, foto, atau video kamu ke halaman berikut ini: Artikelhttp://bit.ly/TribesStoryID Photo essayhttp://bit.ly/TribesPhotoStoryID Videohttp://bit.ly/TribesVideoID