icon
icon
article hero

Unik dan Lezat, 7 Kuliner Khas Banyuwangi yang Wajib Dicoba

AvatarName

Tiara  •  Jul 16, 2020

icon

Informasi yang tertera di bawah ini sesuai dengan kondisi saat artikel dipublikasikan. Kuliner di Banyuwangi adalah salah satu makanan Nusantara yang wajib dicoba. Ketika bicara soal Banyuwangi, yang pertama terlintas mungkin wisata alamnya yang unik seperti Kawah Ijen dan Taman Nasional Baluran. Padahal, kuliner di Banyuwangi pun merupakan pengalaman yang tak terpisahkan dari pariwisatanya. Kamu akan menemukan nama-nama yang unik ketika bicara soal kuliner di Banyuwangi. Beberapa di antaranya merupakan perpaduan 2 makanan yang tidak disangka cocok rasanya. Inilah beberapa kuliner khas Banyuwangi pilihan tim HHWT yang harus kamu coba!
1. Rujak Soto
Inilah kuliner di Banyuwangi yang paling terkenal! Sesuai namanya, makanan ini merupakan perpaduan antara rujak dan soto. Tunggu dulu, maksudnya bukan rujak buah ya. Melainkan rujak berisi potongan sayuran yang disiram dengan saus kacang (mirip dengan gado-gado Jakarta!). Biasanya, rujak yang digunakan berisi kangkung, tauge, tempe dan tahu goreng, serta telur rebus. Rujak kemudian disiram dengan kuah soto segar berisi potongan daging dan babat sapi. Rasanya? Tidak perlu diragukan lagi. Saus kacang yang sedikit manis berpadu dengan gurih segarnya kuah soto dijamin membuat kamu ingin sering ke Banyuwangi.
2. Pecel Rawon
 Satu lagi kuliner di Banyuwangi yang mengkombinasikan 2 makanan yang berbeda. Makanan ini memadukan pecel sayuran dan rawon daging sapi yang gurih. Bumbu kacang dengan sedikit aroma kencur ini ternyata cocok dipadukan dengan kuah rawon hitam nan gurih. Ambil sepiring nasi dan buah favoritmu, maka kamu pun sudah mendapatkan makanan 4 sehat! Supaya lebih nikmat, jangan lupa menikmatinya dengan peyek yang renyah. 
3. Sego Tempong
Tempong berarti 'tampar' dalam bahasa setempat. Nama ini pun sesuai dengan karakter makanan ini. Sajiannya terdiri dari nasi putih panas, sayuran rebus, dan beberapa pilihan lauk sepertiikan asin, ayam goreng, atau tempe dan tahu. Hal yang membuatnya berbeda adalah makanan ini disajikan bersama sambal tempong yang luar biasa pedas. Sambal ini dibuat dengan campuran terasi bakar, tomat, dan bawang putih sehingga membuat rasa pedasnya sedap gurih. Meskipun pedasnya membuat kita serasa 'ditampar', perpaduan semua unsur di makanan ini membuat ketagihan.
4. Sego Cawuk
Olahan nasi khas kuliner di Banyuwangi lainnya adalah Sego Cawuk. Dikenal juga dengan nama Sego Janganan, menu ini biasanya populer untuk sarapan warga setempat. Satu hal yang khas dari nasi cawuk adalah taburan gecok, yaitu campuran kelapa parut dan pipilan jagung bakar dengan bumbu yang pedas dan segar. Tidak lupa tambahkan sambal serai dengan daun semanggi kukus. Untuk melengkapinya, kamu bisa memilih lauk yang kamu suka. Biasanya warga lokal menyantapnya dengan pindang telur atau pepes ikan laut.
5. Pecel Pitik
 Kuliner di Banyuwangi yang satu ini merupakan sajian khasa Suku Osing. Meskipun namanya pecel, jangan harap kamu menemukan aneka sayuran yang disiram dengan saus kacang. Berbeda dengan pecel pada umumnya, makanan ini terbuat dari parutan kelapa muda yang dibumbui dan dicampur dengan daging ayam suwir. Awalnya, pecel pitik hanya disajikan untuk acara spesial seperti selamatan. Namun kini, kamu bisa menemukannya dengan mudah di warung makan di Banyuwangi. 
6. Botok Tawon
Inilah salah satu makanan ekstrim yang bisa kamu temukan ketika berwisata kuliner di Banyuwangi. Sesuai namanya, botok tawon terbuat dari sarang tawon yang dimasak dengan bumbu rempah. Kalau kamu sudah familiar dengan botok ayam, ikan teri, atau tahu, Banyuwangi punya botok tawon yang mungkin belum pernah kamu coba. Berbeda dengan botok pada umunya, cita rasa botok tawon Banyuwangi lebih berempah dan segar, mirip dengan garang asem. Konon, rasanya lebih sedap jika di dalam sarang tawon yang dimasak masih ada larva tawon yang tersisa. Berani coba?
7. Pindang Koyong
 Untuk kamu yang suka makanan berkuah dan segar, pindang koyong bisa jadi pilihan ketika berwisata kuliner di Banyuwangi. Bumbu-bumbunya mirip dengan woku khas Manado, namun penggunaan belimbing wuluh di dalamnya membuat masakan ini terasa segar. Ikannya pun tak terasa amis karena berpadu dengan bumbu dan kuah bening. Selain itu, makanan ini pun lebih sehat karena ikannya tidak digoreng. Semangkuk pindang koyong segar dan nasi putih hangat ini siap mengisi perutmu usai seharian menjelajahi Banyuwangi. Ada begitu banyak kekayaan kuliner Nusantara yang menunggu untuk dicoba. Salah satunya adalah kuliner di Banyuwangi. Makanan ini pun tidak mudah ditemukan di kota-kota lain. Jadi, jangan lupa untuk mencobanya ketika kamu berkunjung ke Banyuwangi ya! Simak informasi terkait wisata di kota-kota lainnya dalam artikel berikut ini: