Informasi yang tertera di bawah ini sesuai dengan kondisi saat artikel dipublikasikan.Bhinneka Tunggal Ika bukanlah sekadar moto atau semboyan bangsa Indonesia yang tertulis pada lambang negara, Garuda Pancasila. Bhinneka Tunggal Ika mencerminkan sifat dan sikap masyarakat Indonesia yang rukun dan harmonis tanpa mempermasalahkan SARA. Beberapa destinasi wisata religi ini bisa jadi bukti kerukunan antar umat beragama di Nusantara. Jika pariwisata sudah kembali normal dalam beberapa waktu mendatang, jangan lupa mengunjunginya. Pulang dari sana, kamu akan mengingat kembali bahwa manusia diciptakan untuk menyayangi satu sama lain.
1. Gua Maria Pohsarang, Kediri
Gua Maria Pohsarang yang berlokasi di Kediri, Jawa Timur, adalah salah satu tempat yang paling disucikan oleh umat Khatolik. Kawasan ini memiliki luas sekitar 13 hektar, lengkap dengan patung Bunda Maria yang besar di pintu masuk gua. Di tempat ini pula terdapat 12 pancuran yang melambangkan 12 rasul Yesus. Pancuran ini menjadi salah satu daya pikat turis karena airnya bisa langsung diminum. Alamat: Sukarame, Pohsarang, Kediri, Jawa Timur Kontak:0813 3303 9994
2. Klenteng Kwan Sing Bio, Tuban
Klenteng Kwan Sing Bio adalah tempat beribadah terbesar di Indonesia untuk umat Kong Hu Cu. Bahkan, klenteng ini disebut-sebut sebagai yang terbesar di Asia Tenggara dengan luas sekitar 3 hektar. Tak hanya etnis Tionghoa di Indonesia yang rajin beribadat di sini. Para penganut Kong Hu Cu dari berbagai negara Asia Tenggara juga kerap mampir untuk memanjatkan doa. Alamat: Jalan R.E. Martadinata No.1, Karangsari, Kec. Tuban, Kabupaten Tuban, Jawa Timur 62314 Kontak: (0356) 322145
3. Pura Tanah Lot, Bali

4. Maha Vihara Maitreya, Medan
Siapa sangka, di dalam perumahan di Kota Medan, kamu bisa mengunjungi vihara besar yang menjadi pusat peribadatan umat Buddha. Kompleks Maha Vihara Maitreya berlokasi di dalam Perumahan Cemara Asri ini membutuhkan waktu 10 tahun untuk rampung. Tak heran arsitekturnya sangat cantik. Pada bagian depan vihara terdapat patung-patung naga yang menghadap ke tanah lapang. Banyak wisatawan yang menyambangi tempat ini pada Hari Raya Waisyak. Alamat:Komplek Perumahan Cemara Asri No. 8, Jl. Cemara Asri Boulevard Raya No.Utara, Medan Estate, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20371 Kontak:(061) 6633300
5. Masjid Istiqlal, Jakarta
Siapa yang tak kenal Istiqlal, masjid terbesar se-Asia Tenggara. Kemegahannya menarik para turis di berbagai belahan dunia. Masjid ini dirancang oleh seorang Kristiani kelahiran Sumatera Utara, Frederich Silaban. Masjid ini selalu ramai terutama saat bulan Ramadhan. Agenda buka puasa bersama juga selalu menghiasi setiap petang pada bulan suci tersebut. Alamat:Jl. Taman Wijaya Kusuma, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
6. Gereja Blenduk, Semarang
Ini adalah salah satu tempat peribadatan tertua di Indonesia. Gereja Blenduk, bernama asli Koepelkerk, dibangun pada 1753 pada masa penjajahan Portugis. Gereja ini dinamakan ‘blenduk’ atau ‘kubah cembung’ karena arsitekturnya yang unik. Hingga saat ini Gereja Blenduk masih digunakan sebagai tempat ibadah umat Kristen Protestan. Alamat:Jl. Letjen Suprapto No.32, Tj. Mas, Kec. Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah 50174
7. Masjid Menara Kudus
Masjid Menara Kudus di Jawa Tengah adalah salah satu tempat wisata religi dan ziarah paling populer di Indonesia. Masjid ini dibangun pada 1594, terletak pada satu area dengan makam Sunan Kudus yang merupakan salah satu penyiar agama Islam di Pulau Jawa. Alamat: Jl. Menara, Pejaten, Kauman, Kec. Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah 5931
8. Pura Besakih, Bali

Join our channel!Join HHWT’S channel