Informasi yang tertera di bawah ini sesuai dengan kondisi saat artikel dipublikasikan. Setidaknya ada 11 astronot Muslim dari seluruh dunia yang pernah menjalankan misi luar angkasa. Muslim pertama adalah Sultan bin Salman Al Saud pada tahun 1985, hingga yang terakhir pada tahun 2019 lalu Hazza Al Mansoori menjalankan misi Soyuz MS-15 selama delapan hari di luar angkasa. Selama ini, penelitian luar angkasa dipimpin oleh organisasi ilmiah dari negara minoritas Muslim, seperti Amerika Serikat dan Rusia. Sebagai umat Muslim, makanan halal adalah hal yang fundamental, tidak terkecuali di luar angkasa.
Lantas, adakah makanan halal di luar angkasa?
Jawabannya adalaha iya. Pada misi Hazza Al Mansoori lalu, The Space Food Laboratory menyiapkan makanan khusus untuk sang astronot Muslim. Butuh persiapan tersendiri untuk bekal halal ini. Hazza dijadwalkan berangkat pada 25 September, namun makanan halal ini sudah siap sejak pertengahan Agustus. Lebih baik lagi, perusahaan penyedia makanan ini bahkan menyiapkan makanan tradisional Uni Emirat Arab.
Apa saja isinya?
Menu spesial yang disiapkan untuk Hazza Al Mansoori terdiri dari tiga hidangan khas Uni Emirat Arab. Ketiga makanan ini dibuat dan dikemas khusus agar dapat dikonsumsi di luar angkasa.

- 11 Astronot Muslim yang Pernah Menjelajahi Luar Angkasa
- Space Tourism Siap Mengudara, Ini Caranya Jalan-jalan Ke Luar Angkasa!
- From Ancient Islamic Astronomers To Modern-Day Muslim Astronauts
- 11 Inspiring Muslim Astronauts Who Have Made Their Journey To Space
- A Muslim's Guide To Praying In Space (How Many Times Do They Pray In A Day?)
Join our channel!Join HHWT’S channel
Save or share this article